5 Perbedaan Konyol Kids Jaman Now dan Kids Jaman Old

Tabel of Content [View]
Kids jaman now adalah kata - kata yang beberapa hari ini sedang viral dibuat menjadi status atau hastag di Instagram atau di media sosial lain, kids jaman now adalah fenomena dimana anak jaman sekarang mengikuti trend yang sedang happening walaupun pada dasarnya trend tersebut belum masuk dalam umur anak anak tersebut, sehingga hal lucu atau malam jijik akan terlihat pada tingkah pola anak tersebut.

Memang perkembangan jaman modern ini adalah faktor kenapa anak anak mempunyai prilaku tersebut, selain itu mereka pun secara tidak langsung melihat tingkah pola remaja jaman sekarang, seperti contohnya pacaran dimana jaman sekarang pacaran bisa dimana saja tanpa ada yang mengganggu hal tersebut secara tidak langsung akan menjadi objek tiruan oleh anak anak jaman sekarang dan dipraktekan atau dilakukan oleh kid jaman now. Untuk anda yang penasaran tingkah pola apalagi kids jaman now di tengah masyarakat, dibawah ini ada 5 hal yang membedakan kids jaman now dengan kids jaman old.

1. Selfie Dimana Aja
Selfie Dimana Aja
Salah satu perbedaan yang pertama dan yang paling terlihat sekali yaitu kids zaman now sering berselfie ria ketika ada sebuah kejadian atau hal yang unik entah itu di tempat umum atau ditempat ramai sekalipun, mereka tidak akan segan segan mengeluarkan smartphonenya dan berfose di hadapan smartphonenya. Hal tersebut tentu tidak akan sama terjadi pada kids jaman old lalu karena di jaman tersebut mungkin HP belum mempunyai kamera depan dan bahkan HP jaman tersebut sangat berbeda sekali dengan jaman sekarang.

2. Bersalaman Mempunyai Style Sendiri
Bersalaman Mempunyai Style Sendiri
Bersalaman adalah salah satu kegiatan yang rumlah kita lakukan setiap hari normalnya ketika kita bersalaman cukup berjabat tangan saja, dan hal tersebut dilakukan oleh kids jaman old dahulu, namun untuk kids jaman now bersalaman seperti itu tidak mempunyai style dan gaya sesrta dianggap ketinggalan jaman. Oleh karena itu dampaknya kita bisa lihat ketika mereka bersalaman banyak sekali steps atau style yang mereka lalukan saat bersalaman ada yang main pancho atau saling menabrakan dada dan biasanya sering diakhiri dengan mengadu telapak tangan yang mengepal

3. Bahasa Chat Yang Sulit Dipahami
Bahasa Chat Yang Sulit Dipahami
Kids jaman old ketika mereka akan mengirim pesan biasanya menggunakan kata - kata formal kalaupun harus disingkat kata yang disingkat tersebut masih bisa kita ketahui makna dan artinya, hal tersebut sepertinya tidak akan berlaku pada kids jaman now. Anda bisa lihat sendiri bahasa yang mereka gunakan pada saat chattingan dengan gangnya sendiri ada yang menggunakan huruf kapital ditengah atau diakhir, ada juga yang dikombinasikan dengan angka.

4. Sosmed Adalah Senjatanya
 Sosmed Adalah Senjatanya
Tidak dipungkiri kids jaman now bertingkah seperti itu memang terpengaruhi oleh jaman yang berkembang salah satunya dari smartphone yang mereka sering gunakan setiap hari. Sosmed adalah salah satu media dimana mereka bertukar informasi atau mengetahui hal hal yang baru dan sedang happening di dunia sekarang. Sehingga pada saat mereka bertemu dengan teman baru apalagi wanita mereka biasanya akan berkatang "ID Line-mu apa?" atau "Path-mu apa?" atau juga menanyakan nama "instagram loe apa ?"

5. Mementingkan Penampilan
Mementingkan Penampilan
Tidak hanya terpengaru pada hal pergaulannya sendiri, kids jaman now juga terpangaruh pada penampilan modern seperti jaman sekarang, anda mungkin sering melihat anak kecil memakai headset yang mempunyai ukuran lebih besar dari pada kepalanya sendiri. Mereka tidak malu memakai sesuatu yang pada dasarnya belum cocok atau tidak cocok sama sekali dengan penampilannya, yang mereka pentingkan hanya bergaya bahwa mereka mempunyai barang tersebut dan tentunya tidak ketinggalan jaman.

Mungkin itu tadi beberapa hal unik dan mungkin belum anda tahu tentang perbedaan kids jaman now dan kids jaman old. Walaupun pada dasarnya kebiasan atau kegiatan yang dilakukan oleh kids jaman now belum sesuai dengan umurnya ada baiknya kita nasehati agar anak anak tersebut tahu hal terseubt ada konsekuensinya.